Di AS, Pemilik Drone Wajib Didaftarkan ke Departemen Perhubungan

Pemerintah Amerika Serkat (AS) tengah membuat peraturan terkait kepemilikan drone (pesawat tanpa awak). Sebelum peraturan itu rampung, pemerintah AS telah menginstruksikan kepada para pemilik drone untuk mendaftarkan diri kepada Departemen Perhubung

Di AS, Pemilik Drone Wajib Didaftarkan ke Departemen Perhubungan

BANDUNG, FOKUSJabar.com:  Pemerintah Amerika Serkat (AS) tengah membuat peraturan terkait kepemilikan drone (pesawat tanpa awak). Sebelum peraturan itu rampung, pemerintah AS telah menginstruksikan kepada para pemilik drone untuk mendaftarkan diri kepada Departemen Perhubungan, sehingga mereka dapat mengumpulkan informasi tentang pemilik drone. Pendaftaran itu dimaksudkan untuk meminimalisir  kecelakaan pesawat tanpa awak yang terjadi di seluruh Amerika Serikat. Seperti yang terjadi di Yellowstone, kecelakaan yang terjadi di Gedung Putih, dan yang terakhir yang terjadi di Virginia. Meski belum sepenuhnya rampung, namun Departemen Perhubungan AS ingin peraturan tersebut segera diselesaikan.  Departemen itu juga mengatakan, tidak semua drone wajib didaftarkan, namun juga tidak di jelaskan juga mengenai “spesifikasi” drone yang wajib didaftarkan. Yang jelas mereka mengatakan bahwa drone yang memiliki resiko keselamatan rendah - yang terlihat seperti mainan, misalnya – tidak diwajibkan melakukan pendaftaran. Meskipun begitu, mereka tetap diwajibkan mengetahui pengetahuan tentang tempat menerbangkan drone yang aman sesuai aturan. “Sulit untuk mengikuti aturan jika anda tidak tahu aturannya seperti apa,” ujar Sekretaris Foxx Authority Tranfortation saat dimintai keterangan oleh media. “Pendaftaran ini juga dimaksud agar mereka (pemilik drone) mempelajari aturan sebelum mereka mengoperasikannya,” pungkasnya. (Iyos/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA