Widih! Kubu Aher-Deddy Mizwar, Siap Hadapi Gugatan Paten

Kubu pasangan Ahmad Heryawan Deddy Mizwar tak gentar menghadapi gugatan yang dilayangkan kubu Paten (Rieke Diah Pitaloka Teten Masduki), terkait sengketa Pilgub Jabar ke MK (Mahkamah Konstitusi). caption id attachment 30887 align aligncenter width

Widih! Kubu Aher-Deddy Mizwar, Siap Hadapi Gugatan Paten

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kubu pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar tak gentar menghadapi gugatan yang dilayangkan kubu Paten (Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki), terkait sengketa Pilgub Jabar ke MK (Mahkamah Konstitusi). [caption id="attachment_30887" align="aligncenter" width="460"] Foto Ilustrasi(Foto: FOKUSJabar.com)[/caption]     Ketua Tim Pemenangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, Imam Budi menegaskan, pihaknya sangat siap menghadapi gugatan itu. Bahkan telah mempelajari seluruh laporan yang dituduhkan pada kandidatnya. "Kita akan beberkan kondisi sebenarnya dan kita sudah sangat siap. Kita lihat saja nanti di MK," kata Imam, Rabu (6/3). Dia mengungkapkan, jawaban atas seluruh laporan pelanggaran yang ditudingkan Paten, seperti dana bantuan desa, formulir C6, atau tidak adanya TPS di rumah sakit dan pabrik. Selain itu, Imam pun sudah siap menyangkal tudingan Paten terkait pelanggaran yang sifatnya terstruktur, sistematis, dan masif. "Kita sudah pelajari dan kita sudah siap dengan jawabannya," tegasnya. Bahkan, sejumlah dugaan yang dituduhkan Paten pada kubunya, justru berbalik. Misalnya soal money politic melalui bantuan dana desa tidak bisa dibuktikan, termasuk dugaan keterlibatan birokrasi seperti yang dituduhkan Paten ternyata tidak terbukti. Sebaliknya Imam justru memiliki bukti kuat adanya keterlibatan birokrasi di pasangan nomor urut lima. Lebih lanjut Imam menilai bahwa seluruh dugaan pelanggaran yang dituduhkan Paten, tidak disertai alat bukti hukum yang kuat. Bahkan Imam menyebut seluruh dugaan yang dikumpulkan dalam buku setebal 77 halaman itu, umumnya tidak mendasar. "Semua laporan yang dituduhkan tidak prinsip," ucapnya. Menurutnya, sejak awal kubu Aher-Deddy Mizwar berharap kubu Paten mengurungkan niatnya menggugat ke MK. Bahkan harapan tersebut sempat disampaikan sejak penetapan hasil penghitungan suara di KPU Jabar beberapa waktu lalu. "Tapi kalau mereka memaksa, kami pun sudah siap," pungkasnya. Sementara itu, Wakil Koordinator Media Center Paten, Waras Wasisto mengatakan bahwa gugatan yang sedianya dilayangkan sejak pukul 12.00 WIB, mundur menjadi pukul 16.30 WIB. Alasan mundurnya waktu tersebut, karena di MK tengah digelar persidangan. "Usai mendaftar, kami langsung menggelar jumpa pers di MK," ungkap Waras. Senada dengan kubu Aher-Deddy Mizwar, pihaknya pun mengaku siap menindaklanjuti gugatan itu, terlebih sejumlah data lengkap dengan bukti sudah siap disampaikan. Dengan data yang kuat, pihaknya yakin gugatan tersebut akan dikabulkan MK. "Kalau nggak yakin, ngapain menggugat ke MK," pungkasnya. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA