Singapura: ASEAN-Korea Selatan harus mendorong integrasi ekonomi

Korea Selatan kini menjadi mitra dagang terbesar kelima ASEAN

Singapura: ASEAN-Korea Selatan harus mendorong integrasi ekonomi

Negara-negara anggota ASEAN dan Korea Selatan harus mendorong integrasi ekonomi multilateral dan regional, ujar Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Selasa.

Ini adalah salah satu cara agar blok regional dan Republik Korea itu bisa menguatkan hubungan keduanya di masa depan, ujar Lee pada sesi pleno hari kedua KTT Peringatan 30 Tahun Hubungan ASEAN-Korea Selatan.

Dalam pidatonya, Lee mengatakan bahwa kemitraan pada berbagai bidang antara ASEAN dan Korea Selatan"semakin diperkuat" di bawah Kebijakan Baru Selatan (NSP) Presiden Korea Selatan, yang bertujuan menguatkan hubungan dengan ASEAN dan India sebagai kunci.

Hubungan ekonomi saat ini "kuat", kata dia, menunjuk peran Korea Selatan sebagai mitra dagang terbesar kelima ASEAN.

"Kita harus terus membangun di atas dasar yang kuat ini, melawan hambatan ekonomi dan memudarnya kepercayaan pada manfaat perdagangan dan globalisasi," kata dia.

Singapura, sebagai koordinator untuk Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Korea, akan bekerja sama dengan semua pihak untuk lebih meliberalisasi produk sensitif yang mempunyai preferensi tarif tersendiri.

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) akan menjadi platform lain yang dapat memperdalam integrasi ekonomi dan memanfaatkan potensi pertumbuhan kawasan, kata dia.

Dia menyampaikan penghargaan pada Korea Selatan atas dukungan "konstruktif" mereka. 

"Sangat penting bahwa kami meningkatkan upaya untuk membawa RCEP melintasi garis finis," kata dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA