Serangan roket YPG/PKK lukai 16 warga sipil di tenggara Turki

Roket dan mortir yang ditembakkan dari wilayah-wilayah yang diduduki YPG / PKK di Suriah menghantam sejumlah kota di perbatasan tenggara Turki

Serangan roket YPG/PKK lukai 16 warga sipil di tenggara Turki

DIYARBAKIR/SANLIURFA, Turki

Setidaknya 16 warga sipil terluka akibat serangan roket dan mortir yang ditembakkan oleh teroris YPG / PKK di Suriah.

Roket dan mortir yang ditembakkan dari wilayah-wilayah yang diduduki YPG / PKK di Suriah menghantam kota-kota di perbatasan Turki, termasuk Akcakale, Birecik, dan Ceylanpinar di Provinsi Sanliurfa, serta Nusaybin di Provinsi Mardin, di tenggara Turki.

Di antara korban luka itu adalah dua remaja bersaudara yang terkena serangan rudal dari Ras-al Ayn, Suriah.

Di Ceylanpinar, empat warga sipil lainnya terluka dan masih dalam proses identifikasi.

Selain itu, dua orang luka-luka - salah satunya anak kecil - akibat serangan mortir yang menghantam Kota Birecik di Provinsi Sanliurfa.

Teroris YPG / PKK juga menyerang Akcakale dengan tiga peluru mortir hingga melukai tiga warga.

Tak hanya itu, lima orang lainnya terluka parah dalam serangan roket di Nusaybin.

Akibatnya, sekolah-sekolah di wilayah itu pun diliburkan.

Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada Rabu untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.

Ankara juga menekankan bahwa mendukung teroris dengan dalih memerangi Daesh/ISIS tidak dapat diterima.

Turki berbagi perbatasan sepanjang 911 kilometer dengan Suriah dan sejak lama mengecam ancaman dari teroris di timur Sungai Eufrat dan pembentukan koridor teroris di sana.

Turki berencana untuk memukimkan kembali dua juta warga Suriah di zona aman selebar 30 kilometer yang akan didirikan di Suriah, membentang dari Sungai Eufrat ke perbatasan Irak, termasuk Manbij.

Namun, kehadiran kelompok teroris seperti PKK, PYD, dan YPG mengancam keamanan zona tersebut.

Turki telah membersihkan area seluas 4.000 kilometer persegi di Suriah dari kelompok-kelompok teroris dalam dua operasi lintas-perbatasan.

Sejak 2016, Turki telah melakukan dua operasi militer besar di Suriah barat laut - Operas Perisai Eufrat dan Ranting Zaitun - untuk membersihkan wilayah dari kelompok teroris Daesh dan YPG.

Kedua operasi itu sejalan dengan hak negara untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, resolusi Dewan Keamanan PBB no. 1624 (2005), 2170 (2014) dan 2178 (2014), sekaligus tetap menghormati integritas teritorial Suriah.

Selama Operasi Perisai Eufrat, pasukan Turki telah melumpuhkan 3.060 teroris Daesh.

Sementara itu, lebih dari 300 orang tewas dalam serangan yang diklaim oleh Daesh di Turki, di mana kelompok teroris itu menargetkan warga sipil dalam bom bunuh diri dan serangan bersenjata dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA