Polisi tetapkan “aktor” kerusuhan Papua, Papua Barat sebagai tersangka

Tersangka berinisial FBK diduga menggerakkan sejumlah tokoh lewat aliansi mahasiswa Papua serta kelompok massa lainnya

Polisi tetapkan “aktor” kerusuhan Papua, Papua Barat sebagai tersangka

Polisi menetapkan seorang tersangka kerusuhan di Papua dan Papua Barat berinisial FBK.

Juru bicara Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan FBK diduga sebagai aktor yang menggerakkan sejumlah tokoh lewat aliansi mahasiswa Papua serta kelompok massa lainnya.

Polisi telah menangkap FBK pada Jumat lalu saat yang bersangkutan akan berangkat ke Wamena.

"Dia menggerakkan (massa) dari akar rumput, kemudian menggerakkan aktor lapangan kerusuhan yang ada di Jayapura, maupun di beberapa wilayah di Papua," ujar Dedi di Jakarta, Senin.

Polisi juga menduga FBK mengerahkan massa secara langsung, juga melalui media sosial.

Dedi mengatakan polisi akan fokus menegakkan hukum terhadap “aktor intelektual” dari kerusuhan Papua dan Papua Barat untuk mencegah kejadian serupa.

“Sesuai dengan perintah Pak Kapolri akan segera dituntaskan sesuai dengan penegakan hukum yang tegas dan berkelanjutan,” tutur Dedi.

Polisi sebelumnya telah menetapkan 78 orang sebagai tersangka kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

57 orang di antaranya terkait dengan kerusuhan di Papua, sedangkan 21 orang lainnya terkait peristiwa Papua Barat.

Gelombang unjuk rasa terjadi di sejumlah daerah di Papua sebagai respons atas pengepungan dan tindakan rasialis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Sejumlah unjuk rasa berujung ricuh. Polisi mencatat ada empat orang tewas akibat kerusuhan di Jayapura dan tiga orang tewas akibat kerusuhan di Deiyai.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA