Polisi tetapkan 78 tersangka terkait kerusuhan Papua, Papua Barat

Mereka dijerat menggunakan pasal terkait kekerasan terhadap aparat, pengeroyokan, pembakaran, penghasutan lisan hingga kepemilikan senjata

Polisi tetapkan 78 tersangka terkait kerusuhan Papua, Papua Barat

Polisi telah menetapkan 78 orang sebagai tersangka kasus kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Juru bicara Polri Brigadir Jenderal Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan 57 orang di antaranya terkait dengan kerusuhan di Papua, sedangkan 21 orang lainnya terkait peristiwa Papua Barat.

Mereka dijerat menggunakan pasal terkait kekerasan terhadap aparat, pengeroyokan, pembakaran, penghasutan lisan berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) serta melanggar aturan kepemilikan senjata berdasarkan Undang-undang Darurat Nomor 12/1951.

“Pemeriksaan pada beberapa tersangka yang telah ditetapkan di Papua Barat maupun Papua terus didalami,” kata Dedi di Jakarta, Jumat.

Menurut Dedi masih ada sejumlah orang yang masih dikejar oleh Kepolisian Daerah dan Kepolisian Resor setempat.

Secara umum Dedi mengatakan situasi di Papua dan Papua Barat telah kondusif.

Gelombang unjuk rasa terjadi di sejumlah daerah di Papua sebagai respons atas pengepungan dan tindakan rasialis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Sejumlah unjuk rasa berujung ricuh. Polisi mencatat ada empat orang tewas akibat kerusuhan di Jayapura dan tiga orang tewas akibat kerusuhan di Deiyai.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA