Perempuan torehkan sejarah baru di Kongres AS

Sebanyak 102 perempuan dilantik di Kongres, termasuk 35 lainnya yang terpilih pada November

Perempuan torehkan sejarah baru di Kongres AS

WASHINGTON

Anggota Kongres Amerika Serikat yang baru dilantik pada Kamis merupakan jajaran anggota yang paling beragam sepanjang sejarah negara itu.

Mayoritas anggota parlemen AS saat ini berasal dari Demokrat.

Sebanyak 102 perempuan dilantik di Kongres, termasuk 35 lainnya yang terpilih pada November.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Kongres, anggota Kongres terdiri dari beberapa perempuan Muslim, perempuan asli Amerika, serta perempuan termuda.

Perempuan Muslim pertama di Kongres

Rashida Tlaib dan Ilhan Omar menjadi perempuan Muslim pertama yang dilantik menjadi anggota Kongres.

Saat upacara pelantikan, Tlaib, yang adalah seorang Muslim Palestina-Amerika, mengenakan pakaian tradisional Palestina dan mengambil sumpahnya dengan memegang Alquran yang dulu dimiliki oleh mantan Presiden AS Thomas Jefferson.

Omar, rekannya dari Partai Demokrat, menjadi anggota kongres perempuan pertama asal Somalia dan Amerika yang mengenakan jilbab.

Omar datang ke AS lebih dari dua dekade lalu sebagai pengungsi.

"Dua puluh tiga tahun yang lalu, dari sebuah kamp pengungsi di Kenya, saya dan ayah saya tiba di bandara di Washington DC. Hari ini, kami berdua kembali ke bandara yang sama sebelum saya disumpah sebagai orang Amerika-Somalia pertama di Kongres," cuit Omar lewat Twitter, yang juga memposting foto diri dan ayahnya.

Anggota termuda Kongres

Alexandria Ocasio-Cortez, 29, merupakan perempuan termuda yang bergabung dengan Kongres. Dia mewakili distrik Queens dan Bronx.

Ocasio-Cortez yang berasal dari Amerika Latin itu berhasil mengungguli petahana Demokrat, Joe Crowley, awal tahun ini. Kemenangannya pun menjadikannya sebagai sorotan nasional.

Penduduk asli Amerika

Sharice Davids dan Deb Haaland menjadi perempuan asli Amerika pertama yang menjabat di Kongres.

Terpilihnya Davids dan Haaland menjadi tonggak penting bagi komunitas suku di Amerika, yang baru menjadi warga negara pada 1924 dan diberi hak suara pada 1948.

Anggota kulit hitam pertama

Ayanna Pressley adalah anggota kongres perempuan kulit hitam pertama dari Massachusetts.

Sejarah baru pun ditorehkan oleh Marsha Blackburn sebagai senator perempuan pertama dari Tennessee; Kyrsten Sinema sebagai senator perempuan pertama dari Arizona; dan Jahana Hayes sebagai anggota kongres berkulit hitam pertama dari Connecticut. 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA