Partai berkuasa Malaysia serukan persatuan nasional

"Warga Malaysia yang terdiri dari berbagai ras, agama, dan budaya harus mempertahankan perbedaan ini dan menghormatinya di semua tingkatan,"

Partai berkuasa Malaysia serukan persatuan nasional

JAKARTA

Para pimpinan Pakatan Harapan mendesak negara menyingkirkan retorika-retorika yang bisa mengganggu persatuan dan membuat polemik nasional yang bisa menghancurkan bangsa.

Dalam pernyataan bersama hari ini, partai berkuasa mengatakan bahwa politik yang hanya untuk kepentingan mayoritas kecil dan bukan masyarakat umum harus ditolak.

“Kita harus terus percaya bahwa membangun bangsa membutuhkan komitmen yang kuat, niat yang tulus, kepercayaan yang tinggi terhadap masyarakat, dan visi yang jelas dalam mengangkat status dan martabat rakyat ke tingkat yang lebih tinggi.

"Warga Malaysia yang terdiri dari berbagai ras, agama, dan budaya harus mempertahankan perbedaan ini dan menghormatinya di semua tingkatan," bunyi pernyataan bersama itu seperti dimuat Malaymail.

Pernyataan itu ditandatangani oleh Presiden PKR Datuk Seri Anwar Ibrahim, Presiden Parti Pribumi Bersatu Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin, Sekretaris Jenderal DAP Lim Guan Eng, dan Presiden Parti Amanah Negara Mohamad Sabu.

Keempat pemimpin PH mengatakan menjelang Hari Merdeka ke-62 dan Hari Malaysia ke-56, masyarakat harus merenungkan keberhasilan yang telah dicapai dan tantangan yang masih harus dihadapi untuk membangun negara yang bersih, adil dan sukses.

“Semua orang Malaysia, terlepas dari latar belakang mereka, harus selalu mendorong persatuan dan meningkatkan pemahaman satu sama lain.

"Karena itu, mari kita semua mendukung seruan oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad untuk meningkatkan upaya dalam memastikan bahwa negara kita tercinta akan terus menjadi negara yang makmur dan terhormat," bunyi pernyataan itu.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA