Oposisi Turki dukung sistem presidensial tanpa syarat

Pemimpin Partai MHP mengatakan mereka tidak mengharapkan jabatan di kabinet sebagai imbalan atas dukungan mereka

Oposisi Turki dukung sistem presidensial tanpa syarat

ANKARA

Pemimpin partai oposisi Nationalist Movement Party (MHP) Turki mengatakan bahwa mereka mendukung sistem presidensial tanpa syarat.

Devlet Bahceli mengatakan mereka tidak mengharapkan jabatan di kabinet sebagai imbalan atas dukungan mereka terhadap sistem pemerintahan presidensial.

“Kami tidak akan tawar-menawar dengan siapa pun. Kami tidak mengharapkan imbalan apa pun atas dukungan kami," ujar dia saat berada di markas besar partai di Ankara.

Pada April 2017, warga Turki mendukung pengalihan dari sistem parlementer ke sistem presidensial eksekutif.

Mengenai upaya Turki-Amerika Serikat untuk membentuk koridor perdamaian di Suriah Utara, Bahceli mengatakan bahwa kebijakan Turki tentang penghindaran risiko dengan meyakinkan AS tidak boleh dianggap aneh.

"Zona aman harus dianggap sebagai area di mana Turki dilindungi dari elemen-elemen eksternal yang mengancam kemerdekaan, integritas, dan persaudaraan negara kita," jelas Bahceli, sambil menambahkan bahwa kawasan itu akan menjadi zona aman bukan zona penyangga.

Pada 7 Agustus, pejabat militer Turki dan AS sepakat untuk membentuk zona aman dan mengembangkan koridor perdamaian untuk memfasilitasi pengungsi Suriah yang ingin kembali ke rumah mereka.

Dalam kesempatan yang sama, mereka juga sepakat untuk mendirikan pusat operasi gabungan.

Kesepakatan tersebut juga mengatur langkah-langkah keamanan yang diperlukan untuk mengatasi masalah keamanan Turki.

*Ditulis oleh Busra Nur Bilgic Cakmak

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA