Krisis tak halangi Pemilu RI di Venezuela

Ketua PPLN Caracas Anselmus Baru pemilu berlangsung lancar meski Venezuela tengah dilanda krisis politik dan ekonomi

Krisis tak halangi Pemilu RI di Venezuela

JAKARTA

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Caracas beserta jajaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) sukses menyelenggarakan Pemilu 2019 di TPS Caracas, Venezuela.

Ketua PPLN Caracas Anselmus Baru pemilu berlangsung lancar meski Venezuela tengah dilanda krisis politik dan ekonomi.

Anselmus mengatakan di TPSLN Caracas, tercatat ada sebanyak 29 orang dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan dan 4 dari Daftar Pemilih Tambahan (DPTB).

"Partisipasi pemilih, termasuk diaspora Indonesia, sangat menentukan kualitas demokrasi kita," ucap Anselmus Baru pada pembukaan proses pemungutan suara, dalam keterangan tertulis pada Selasa.

Anselmus menyampaikan PPLN Caracas serta KPPSLN berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugas-tugasnya untuk melayani hak WNI dalam Pemilu 2019, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan di Venezuela dan negara–negara rangkapan.

Sebelumnya, kata Anselmus, PPLN Caracas telah menghadirkan dua Kotak Suara Keliling (KSK), yakni KSK Puerto La Cruz, Venezuela pada 8 April dan KSK Trinidad dan Tobago pada 12-13 April.

Anselmus menuturkan pada KSK Puerto La Cruz, tercatat ada 13 dari DPT dan 8 DPTB, sedangkan pada KSK Trinidad & Tobago tercatat ada 160 DPT.

Lebih lanjut, PPLN Caracas juga memfasilitasi WNI yang tersebar di Grenada, St. Lucia, dan St. Vincent dan Grenadines melalui metode pengiriman pos, yang tercatat ada 20 orang dari DPT.

Rangkaian Pemilu 2019 di Caracas akan ditutup dengan penghitungan suara pada Rabu yang merupakan hari pemungutan suara di Indonesia.

Sekretaris PPLN Caracas Restu Fajar Anggriawan kembali para WNI untuk menyaksikan proses penghitungan suara sembari memanfaatkan libur panjang Paskah di Venezuela.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA