Dua anggota parlemen Irak ditahan karena kasus korupsi

Parlemen Irak melakukan pemungutan suara untuk mencabut kekebalan anggota parlemen yang dituduh melakukan korupsi bulan lalu

Dua anggota parlemen Irak ditahan karena kasus korupsi

BAGHDAD

Dua anggota parlemen Irak ditahan karena kasus korupsi yang menimpanya, kata komisi integritas negara itu pada Selasa.

Dalam sebuah pernyataan, komisi Irak itu mengatakan Sadiq Madloul al-Sultan dan Ahmed al-Jabouri, mantan gubernur provinsi Babel dan Saladin, ditangkap atas perintah dari Pengadilan Anti-Korupsi Pusat.

Al-Sultan didakwa atas tuduhan menerima suap untuk mengizinkan semen impor masuk ke negara itu tanpa tarif saat dia menjabat menjadi gubernur, kata komisi itu.

Sementara al-Jabouri didakwa atas tuduhan melakukan korupsi dalam pembangunan asrama mahasiswa di Universitas Tikrit.

Bulan lalu, parlemen Irak melakukan pemungutan suara untuk mencabut kekebalan anggota parlemen yang dituduh melakukan korupsi.

Menurut Transparency International Index, Irak adalah salah satu negara paling korup di dunia selama beberapa tahun terakhir.

Sejak awal bulan lalu, Irak telah didera gelombang protes terhadap kebijakan pemerintah yang menurut para pengunjuk rasa gagal memperbaiki kondisi kehidupan dan mengakhiri praktik korupsi.

Tuntutan demonstran kemudian berkembang menjadi tuntutan pembubaran pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi.

Menurut Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Irak, setidaknya 346warga Irak telah terbunuh dan 15.000 telah terluka sejak aksi protes dimulai pada 1 Oktober.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA