Besok, KPK Diminta Awasi Politik Uang Kongres Partai Demokrat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengawasi pelaksanaan Kongres Partai Demokrat di Surabaya yang akan digelar mulai besok, Senin (11 5) hingga Rabu (13 5 2015). caption id attachment 127204 align aligncenter width 638 Ketua DPC Pa

Besok, KPK Diminta Awasi Politik Uang Kongres Partai Demokrat

JAKARTA, FOKUSJabar.com : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengawasi pelaksanaan Kongres Partai Demokrat di Surabaya yang akan digelar mulai besok, Senin (11/5) hingga Rabu (13/5/2015). [caption id="attachment_127204" align="aligncenter" width="638"] Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Dadik Risdiyanto[/caption] Permintaah pemantauan langsung oleh KPK terhadap Kongres Demokrat Surabaya itu dilayangankan oleh Kaukus Penyelamatan Partai Demokrat ( KPPD ) melalui surat resmi. KPPD menginginkan Kongres berjalan tanpa dibumbui politik uang dan wajib dipantau lembaga anti suap seperti KPK. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Dadik Risdaryanto, di Gedung KPK, mengatakan penyelenggaran kongres terkesan banyak yang ditutup-tutupi bahkan ada dugaan gratifikasi dalam bentuk pemberian jaminan transportasi dan akomodasi para peserta kongres demokrat, dimana sebagian besar peserta diiukuti oleh pejabat negara, seperti anggota DPRD dan walikota / bupati. Dadik menambahkan permintaan KPPD kepada KPK untuk memantau langsung penyelenggaraan Kongres Partai Demokrat Surabaya, berkaca pada Kongres Partai Demokrat Bandung 2010 lalu, yang berbuntut pada munculnya kasus-kasus korupsi. " Antisipasi, jangan sampai kongres di Bandung itu terulang , " ujarnya, seperti dilansir viva. Hingga hari ini  posisi sang mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih menjadi calon kuat, kendati ditengah colekan-colekan Gede Pasek yang keuekeuh maju mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Partai Demokrat melawan SBY. (DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA