Wiranto: Kebakaran hutan tanggungjawab pemerintah daerah

"Pemerintah daerah jangan terus bergantung pada pusat. Harus betul-betul tahu masalah ini dan tahu harus berbuat apa," tegas Wiranto

Wiranto: Kebakaran hutan tanggungjawab pemerintah daerah

Pemerintah menegaskan permasalahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, mulai tingkat kepala desa, camat, bupati/walikota hingga gubernur.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto menyatakan pemerintah pusat hanya sebagai koordinator dalam penyelesaian kebakaran hutan.

Dia berharap pemerintah daerah mandiri dalam menghadapi permasalahan yang sama setiap tahunnya.

"Ini tanggung jawab daerah. Jangan terus bergantung pada pusat. Harus betul-betul tahu masalah ini dan tahu harus berbuat apa," tegas Wiranto di Riau, pada Senin malam.

Presiden Joko Widodo kata Wiranto dalam rapat terbatas di Riau meminta agar dilakukan upaya pencegahan dalam mengatasi permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih muncul hingga hari ini.

"Mencegah lebih baik daripada memadamkan. Itu intinya," kata Wiranto.

Mengenai operasi pemadaman, Wiranto optimis bisa segera diselesaikan.

"Kalau semuanya dilakukan dengan rapi, maka titik api dapat diketahui sejak dini dan dipadamkan segera," tambah Wiranto.

Dia menyebut permasalahan kebakaran hutan dan lahan ini terjadi tidak hanya disebabkan oleh manusia namun karena faktor cuaca dan alam.

Menyinggung soal penegakan hukum, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengatakan pihaknya melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum telah memproses sebanyak 370 perusahaan yang terbukti membuka lahan dengan cara membakar.

Dari 370 perusahaan tersebut, 103 di antaranya berada di Riau dan sebanyak 49 entitas perusahaan juga telah disegel.

Menyikapi arahan presiden, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah membentuk tim yang akan diterjunkan khusus untuk menangani kasus karhutla hingga level daerah.

Tito bahkan tidak segan untuk memberi tindakan tegas kepada anggotanya apabila tidak berhasil dalam menjalankan tugas.

"Kalau tidak maksimal, maka out. Tim sudah dibentuk dan akan bergerak se-level Polda. Jika berhasil tangkap, maka mereka akan kami berikan penghargaan. Jadi dengan reward and punishment ini diharapkan mereka akan terpacu," pungkas Tito

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA