Wamenag: Zakat berperan tangkal radikalisme akibat kesenjangan ekonomi

Menurut dia, upaya menangkal radikalisme tidak lepas dari pengentasan kemiskinan lewat distribusi zakat yang tepat

Wamenag: Zakat berperan tangkal radikalisme akibat kesenjangan ekonomi

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid mengatakan zakat berperan dalam menangkal “radikalisme” yang bersumber dari kesenjangan ekonomi.

Menurut dia, upaya menangkal radikalisme tidak lepas dari pengentasan kemiskinan lewat distribusi zakat yang tepat.

“Radikalisme sumbernya juga bisa dari faktor ekonomi dan kesenjangan sosial, ketika kebutuhan umat terpenuhi Insya Allah tidak akan tergoda melalukan tindakan ‘radikal’,” kata Zainut pada World Zakat Forum di Bandung, Rabu.

Dia menuturkan persoalan terkait kemiskinan yang dihadapi negara berkembang bisa berkurang jika organisasi pengelola zakat mengalokasikan penerimaan mereka untuk program-program human security dan social security.

Namun saat ini potensi zakat yang bisa dikelola belum seutuhnya terserap oleh lembaga pengelola resmi.

Di Indonesia misalnya, baru 3,5 persen atau Rp8 triliun zakat yang dikelola dari total potensi sebesar Rp252 triliun.

“Pencapaian yang ada sekarang masih sangat jauh dari apa yang kita harapkan, jadi masih bisa ditingkatkan,,” kata Zainut.

Zainut juga mengatakan optimalisasi zakat perlu perlu ditopang lewat regulasi yang kuat serta sistem pengumpulan dan distribusi zakat yang tepat.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA