TPS di Papua paling banyak berkategori sangat rawan

TPS yang sangat rawan di Papua dipengaruhi faktor lokasi dan kondisi geografis yang sulit dijangkau, serta rentan gangguan kelompok bersenjata

TPS di Papua paling banyak berkategori sangat rawan

JAKARTA 

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memetakan Papua sebagai wilayah dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) berkategori sangat rawan paling banyak pada hari pencoblosan Pemilu 2019.

Polri mencatat dari total 15.250 TPS yang ada di Papua, sebanyak 8.505 di antaranya masuk kategori sangat rawan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, 4.707 TPS lainnya tergolong rawan, serta 2.035 lainnya tergolong kurang rawan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan banyak TPS di Papua masuk kategori sangat rawan karena faktor lokasi dan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

“Ada yang memiliki sejarah konflik, ada juga yang rentan terhadap gangguan dari kelompok bersenjata Papua,” ujar Dedi ketika dihubungi, Senin malam.

Terkait ancaman kelompok bersenjata, Dedi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana pengamanan, mitigasi, dan kontigensi untuk menghadapi potensi yang bisa terjadi.

Polri juga memetakan ada 16.780 TPS berkategori sangat rawan dari total 809.563 TPS di seluruh Indonesia.

Sebanyak 59.579 TPS lainnya tergolong rawan dan 733.204 TPS memiliki tingkat kerawanan terhadap gangguan ringan.

Selain Papua, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur juga memiliki banyak TPS dengan tingkat kerawanan tinggi yakni 1.662 TPS dan 1.070 TPS.

Dedi menyatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan di TPS berdasarkan tingkat kerawanan tersebut.

Polri menurunkan 271.880 personel untuk mengamankan pada hari pencoblosan, 17 April 2019.

TNI juga menurunkan 68.854 anggota dan Linmas menurunkan 1,6 juta anggota.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA