TNI AL luncurkan kapal angkut tank baru

Dengan panjang 120 meter, kapal AT-5 dapat mengangkut 10 Leopard, 1 helikopter dan 478 personel

TNI AL luncurkan kapal angkut tank baru

JAKARTA 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) meluncurkan kapal angkut tank (AT) 5 di galangan PT Daya Radar Utama (DRU), Lampung, pada Rabu.

Wakil Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Sudarmoko mengatakan bahwa produksi kapal angkut tank memiliki makna strategis terkait profesionalisme TNI AL.

“Keberadaan kapal angkut tank dapat dijadikan momentum bagi prajurti TNI AL dalam mendalami ilmu peperangan amfibi,” ujar Sudarmoko, dalam siaran pers Rabu malam.

Sudarmoko mengatakan keberadaan kapal juga bertujuan untuk mempermudah pergeseran pasukan menggunakan kendaraan dan material tempur, juga kegiatan sosial seperti pengiriman bantuan bencana alam.

Selain itu, lanjut Sudarmoko, produksi kapal juga bertujuan untuk mewujudkan kebijakan dasar pembangunan TNI AL menuju Minimum Essential Force (MEF), agar dapat meningkatkan kemampuan prajurit yang bermoral, profesional dan handal.

Ini merupakan kapal jenis angkut tank ketiga yang telah dibangun DRU. Sebelumnya, TNI AL meluncurkan kapal AT-3 KRI Teluk Bintuni-520 dan AT-4 KRI Teluk Lada-521.

Direktur DRU Amir Gunawan mengatakan bahwa pembangunan kapal AT-5 ini adalah hasil sinergi antara perusahaannya dengan sederet industri nasional seperti Krakatau Steel, Pindad, LEN dan BNI.

Dengan panjang 120 m, lebar 18 m dan tinggi 7,8 m, kapal ini dapat memuat tank hingga 10 Leopard atau 14 BMP-3F.

Selain itu, kapal juga dapat memuat 1 helikopter dan mengangkut hingga 478 personel.

Kapal ini memilki kecepatan maksimum 16 knot, kecepatan jelajah 15 knot dan kecepatan patroli 14 knot.

Rencananya kapal AT-5 akan diberi nama Teluk Youtefa-522 pada 27 Mei 2019 mendatang.

Penamaan tersebut akan berbarengan dengan kapal AT-6 dan AT-7 yang diberi nama Teluk Palu-523 dan nama Teluk Calang-524.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA