TNI AD kerahkan seluruh kekuatan amankan pelantikan presiden

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan ada sekitar 30 persen wilayah di Indonesia diperkirakan akan ada aksi demonstrasi

TNI AD kerahkan seluruh kekuatan amankan pelantikan presiden

TNI Angkatan Darat menurunkan seluruh personilnya untuk mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2019.

Usai menggelar rapat internal dengan seluruh pejabat TNI AD, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan hampir 100 persen kekuatan diterjunkan untuk membantu menciptakan kondisi keamanan.

"Kita seluruh jajaran. walau kita memiliki satuan tempur, biasanya bukan satuan tempur yang dilibatkan tapi satuan teritorial. ini semata-mata untuk kita siap di mana pun itu," ujar Andika Perkasa di Mabes AD, Jakarta Pusat pada Rabu.

Andika mengaku telah mendata wilayah yang dinilai perlu difokuskan untuk pengamanan.

Dia mengatakan ada sekitar 30 persen wilayah di Indonesia diperkirakan akan ada aksi demonstrasi menjelang pelantikan.

Meski tidak menyebutkan wilayah mana saja, TNI Angkatan Darat akan bekerja sama dengan polisi dan pemerintah daerah untuk mengamankan wilayah tersebut.

"Kita sudah bersama staf umum merencanakan, siapkan di titik yang tidak rawan, untuk menyiapkan pasukan sehingga apabila dibutuhkan, bisa kita gerakan ke titik yang menjadi pusat tadi," tambah dia.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa untuk menghadapi sejumlah agenda besar dalam waktu dekat mengumpulkan pejabat utama TNI Angkatan Darat.

"Mulai dari komandan Korem sampai dengan panglima Kotama itu para panglima Kodam, para komandan satuan seperti komandan Pusdiklat, komandan jenderal Kopassus, panglima Kostrad," kata Andika.

Dia pun menyebut secara umum situasi keamanan di wilayah Aceh hingga Papua relatif baik.

Selain membahas mengenai kondisi keamanan, Andhika juga mengatakan dalam pertemuan itu membahas mengenai kebakaran hutan dan lahan.

"Kita semua para panglima Kodam dan panglima Korem semuanya membantu all out, dua hal itulah yang sebenarnya kami bicarakan," pungkas dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA