Soal perombakan direksi, Jokowi minta BUMN diperbaiki

Presiden mengingatkan agar aset yang dimiliki BUMN harus lebih produktif

Soal perombakan direksi, Jokowi minta BUMN diperbaiki

JAKARTA

Presiden Joko Widodo mengatakan Senin bahwa ada kebutuhan untuk memperbaiki Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal ini menyusul perombakan di sejumlah direksi BUMN yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir.

Itu sebab, Jokowi -- sapaan akrab Joko Widodo -- mengatakan telah memerintahkan menteri BUMN untuk melakukan pembenahan.

"Yang jelas, saya ingin pengelolaan di BUMN diperbaiki, baik perombakan total, maupun manajemen yang ada," kata Jokowi di Istana Merdeka.

Dia mengingatkan agar aset yang dimiliki BUMN harus lebih produktif.

"Jangan sampai ada aset yang tidak produktif, sehingga mengurangi produktivitas yang ada di manajemen yang ada," jelas dia.

Sebelumnya, sejumlah tokoh dan mantan menteri ditunjuk sebagai petinggi di sejumlah BUMN.

Beberapa di antaranya merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menjadi Komisaris Utama Pertamina, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang menjabat sebagai direktur utama PLN.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA