Sekolah diliburkan akibat asap karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Sebanyak 3.673 titik panas terpantau di Sumatra dan Kalimantan yang berdampak memburuknya kualitas udara

Sekolah diliburkan akibat asap karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Sejumlah sekolah di wilayah Sumatra dan Kalimantan diliburkan seiring memburuknya kualitas udara serta kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Dari laporan yang ada, beberapa daerah meliburkan sekolah karena kabut asap masih pekat,” kata Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo ketika dihubungi, Kamis.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meliburkan sekolah pada 12-14 September karena kualitas udara dalam kategori “sangat tidak sehat”.

Sedangkan Pemerintah Provinsi Riau memperpanjang libur sekolah karena kabut asap belum mereda. Kualitas udara di Riau bahkan masuk kategori “sangat berbahaya” pada hari ini.

Sementara itu, Pemerintah Jambi dan Sumatra Selatan meminta agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan serta penyesuaian jam belajar.

Sebanyak 3.673 titik panas terpantau pada 24 jam terakhir di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Selatan berdasarkan data yang dihimpun BNPB.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan kadar polutan pencemar udara untuk particular matter (PM) 10 di provinsi-provinsi tersebut memburuk dalam 10 hari terakhir.

“Yang paling drastis peningkatannya itu di Palembang dan Pekanbaru. Di Pontianak dan Sampit juga relatif tinggi,” kata Kepala Subbidang Informasi Pencemaran Udara BMKG Suradi ketika dihubungi.

Suradi menuturkan hujan buatan akan terus diupayakan agar api padam dan pencemaran udara menurun.

BMKG memperdiksi kemarau baru berakhir pada akhir Oktober sehingga titik panas diprediksi masih ada hingga saat itu juga.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas karhutla di Riau sejak Januari hingga awal September 2019 sudah lebih dari 30 ribu hektare.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA