Sebanyak 112.523 narapidana dapatkan remisi Idul Fitri 2019

Pemberian remisi dilakukan melalui sistem teknologi informasi, dan diklaim menghemat anggaran hingga Rp54,9 miliar

Sebanyak 112.523 narapidana dapatkan remisi Idul Fitri 2019

JAKARTA 

Sehari menjelang Idul Fitri, pemerintah memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan kepada 112.523 orang narapidana beragama Islam.

"Sebanyak 517 narapidana di antaranya, akan langsung bebas pada tanggal 5 Juni nanti," jelas Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, melalui keterangan tertulis, Selasa.

Jumlah pemberian remisi Idul Fitri 2019 lebih banyak dari remisi Idul Fitri sebelumnya tahun 2018 yang hanya 80.430 orang narapidana.

Utami menyampaikan bahwa remisi ini telah diatur dalam peraturan dan undang-undang, disamping merupakan hak seorang narapina.

"Ini adalah reward bagi narapidana yang telah patuh pada aturan dan berkelakuan baik, dan memenuhi persyaratan administratif, dan minimal telah menjalankan masa pembinaan selama enam bulan," lanjut Utami.

Utami mengatakan pemberian remisi dilakukan melalui sistem teknologi informasi sehingga prosesnya lebih cepat. " Ini mencegah penyalahgunaan wewenang, mempermudah pemantauan," klaim Utami.

Junaedi, Direktur Bina Narapidana dan Latihan Kerja Produksi menambahkan, pemberian remisi khusus Idul Fitri tahun 2019 ini diharapkan memotivasi narapidana untuk mendorong sikap optimistis dan selalu berkelakuan baik serta mematuhi aturan di Lapas atau rutan.

Pada Idul Fitri tahun ini, tiga wilayah dengan jumlah penerima remisi terbesar adalah Jawa Barat sebanyak 13.245 narapidana, Jawa Timur sebanyak 12.614 narapidana. dan Sumatera Utara dengan penerima remisi 12.595 narapidana.

Pemerintah juga mengklaim kebijakan remisi Idul Fitri 2019 dapat menghemat anggaran hingga Rp54,9 miliar, tanpa merinci sumber penghematan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA