Sandiaga bantah akan jadi bos BUMN

Menjadi pimpinan BUMN harus menjalani proses dengan seksama dan terbebas dari benturan kepentingan, terutama kepentingan politik karena BUMN adalah milik rakyat

Sandiaga bantah akan jadi bos BUMN

Sandiaga Uno yang merupakan mantan calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto dalam pilpres 2019 lalu membantah kabar dia akan menjadi pimpinan di salah satu BUMN.

Sandiaga mengatakan dia sering bertukar pandangan dengan Menteri BUMN Erick Thohir dalam mengelola BUMN, namun tidak ada tawaran kepadanya untuk masuk ke dalam BUMN.

“Tidak ada tawaran. Menurut saya, BUMN perlu dikelola oleh the best of the best talent, the right man at the right place,” tegas Sandiaga seusai diskusi Indonesia Economic Forum di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, untuk menjadi pimpinan BUMN harus menjalani proses dengan seksama dan terbebas dari benturan kepentingan, terutama kepentingan politik karena BUMN adalah milik rakyat.

“Saya sampaikan BUMN itu tempat yang harus betul-betul tidak berpolitik. Sebagai kader dari Gerindra saya sampaikan kepada Pak Erick karena BUMN ini akan sangat disorot karena stakeholder ini kan punya rakyat,” jelas dia.

Dia berharap agar Menteri Erick tidak dipusingkan oleh aspek politik yang dapat mendominasi BUMN.

Menurut Sandiaga, apabila BUMN ikut berpolitik, maka tujuan menjadi agen pembangunan dan membuka lapangan pekerjaan akan kabur.

Sandiaga mengatakan dia selalu menjalin komunikasi melalui aplikasi pesan singkat dengan Erick Thohir sebagai seorang sahabat lama sejak kecil, namun belum pernah bertemu tatap muka.

“Saya berikan apa yang menjadi pemikiran saya bahwa sektornya pak Erick ini penting sekali, khususnya terkait tingginya hutang yang ada di sektor BUMN,” tambah Sandiaga.

Dia juga mengatakan telah berdiskusi dengan Menteri Erick terkait apa yang perlu dilakukan BUMN dalam membangun infrastruktur melalui konsep kemitraan serta untuk membangun BUMN yang berdaya saing dan berkelas dunia serta dikelola oleh talenta terbaik negeri ini.

Sandiaga juga mengaku tidak pernah membahas tentang posisi spesifik yang diperuntukkan untuk dirinya oleh Menteri Erick.

“Kita tidak kekurangan talenta. Saya siap berkontribusi untuk membantu pemerintah tidak perlu harus menjabat menteri atau pejabat di BUMN,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga mengatakan dia siap membantu pemerintah merealisasikan target pembangunan meskipun tidak menjadi pejabat publik.

Dia menegaskan bahwa siapapun dapat berkontribusi untuk negara dengan pekerjaan yang ditekuni saat ini di berbagai bidang.

“Saya ingin terus berada di tengah masyarakat dan itu yang sudah saya sampaikan ke Pak Erick dan dia sangat mengerti,” ungkap Sandiaga.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA