Polisi tetapkan 87 tersangka kebakaran hutan dan lahan

Salah satu tersangka bekerja di perusahaan di Riau yang diduga lalai dan membiarkan ribuan hektare lahan terbakar

Polisi tetapkan 87 tersangka kebakaran hutan dan lahan

JAKARTA 

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan 87 tersangka dari 100 kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan dari seluruh tersangka itu, satu di antaranya adalah korporasi sedangkan 86 orang lainnya adalah individu.

“Ada peningkatan kasus karhutla khususnya di Riau dan Kalimantan Barat, sedangkan di Sumatra Selatan dan Kalimantan Selatan masih nihil,” kata Dedi di Jakarta, Kamis.

Pelaku individu, kata dia, sengaja membakar hutan untuk membuka perkebunan sawit dan bercocok tanam.

Sedangkan korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka yakni PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) di Riau. PT SSS diduga lalai dan membiarkan ribuan hektare lahan di Riau terbakar.

“Seharusnya lokasi kejadian menjadi tanggung jawab perusahaan untuk mengontrol,” tutur Dedi.

Dedi mengatakan pembuktian dari kasus ini nantinya akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk mengevaluasi izin penguasaan lahan yang dimiliki oleh PT SSS.

Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah provinsi di Indonesia pada musim kemarau ini. Dedi mengatakan terdeteksi 1.058 titik panas pada Kamis.

Polri telah menyiagakan jajaran di wilayah rawan karhutla untuk memitigasi dan mengecek titik-titik panas untuk mencegah karhutla dan memadamkan api.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA