Polisi tembak mati tersangka narkoba jaringan Indonesia-Malaysia

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan tersangka bernama Edi ditembak karena melawan petugas saat penangkapan di Batam

Polisi tembak mati tersangka narkoba jaringan Indonesia-Malaysia

Polisi menembak mati seorang tersangka kasus narkoba dari jaringan Indonesia-Malaysia .

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan tersangka bernama Edi ditembak karena melawan petugas saat penangkapan di Batam, Kepulauan Riau pada Minggu, 3 November 2019.

“Ketika (penyidik) mencari barang bukti di sekitar pantai Marina City, tersangka melawan petugas sehingga terpaksa ditindak tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia,” kata Dedi melalui keterangan tertulis, Rabu.

Menurut dia, Edi merupakan pengendali penyelundupan narkoba yang dikirim dari Malaysia menggunakan kapal ke wilayah Kepulauan Riau.

“Menurut keterangan Edi, narkoba didapat dari DPO (daftar pencarian orang) bernama David, warga negara Malaysia,” tutur Dedi.

Polisi menangkap empat orang dari sindikat ini, salah satunya adalah narapidana berwarga negara Malaysia bernama A Kiong.

Dedi mengatakan penyidik menyita 12,2 kilogram sabu, 220 butir ekstasi, 550 butir happy five dan plastik klip berbagai ukuran.

Menurut dia, polisi telah memantau pegerakan sindikat ini selama tiga bulan sebelum penangkapan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA