Polisi akan periksa bekas anggota Tim Mawar terkait kerusuhan 21-22 Mei

Bekas anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid disebut oleh salah satu tersangka berkaitan dengan pengerahan massa pada kerusuhan itu

Polisi akan periksa bekas anggota Tim Mawar terkait kerusuhan 21-22 Mei

JAKARTA 

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan memeriksa mantan anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid terkait informasi dugaan keterlibatan tim tersebut dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Tim Mawar adalah sebuah kelompok beranggotakan 11 Perwira dan Bintara Grup IV Kopasus. Tim ini dikenal selama masa Orde Baru menculik para aktivis pro-demokrasi yang tidak sejalan dengan pemerintah. Tim Mawar ini sudah dibubarkan tahun 1999 berdasarkan keputusan pengadilan sementara anggotanya sudah dihukum dan dipecat dari institusi militer.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol M Iqbal mengatakan laporan media massa Tempo terkait dugaan keterlibatan Fauka akan dijadikan petunjuk dalam penyelidikan kasus kerusuhan itu.

Pasalnya, nama Fauka telah disebut oleh salah satu tersangka kasus kerusuhan 21-22 Mei, Abdul Gani alias Kobra dalam berita acara pemeriksaan.

Kobra mengaku sering bertemu Fauka untuk rapat membicarakan kesiapan pengerahan massa.

“Apakah benar atau tidak, kami pasti akan panggil saudara F untuk dimintai keterangan,” jelas Iqbal dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Iqbal menegaskan pihaknya tetap mengacu pada azas praduga tak bersalah dalam mengusut informasi ini.

Dalam laporan Majalah Tempo, Fauka disebut berada di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu saat kerusuhan terjadi. Namun, Fauka membantah dugaan tersebut.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA