Peserta Indo Defence 2018 meningkat 15 persen

Sebanyak 867 peserta dari 60 negara terlibat dalam Indo Defence 2018

Peserta Indo Defence 2018 meningkat 15 persen

JAKARTA

Kementerian Pertahanan RI mengatakan bahwa luasan dan jumlah kehadiran negara peserta pameran internasional teknologi industri pertahanan Indo Defence 2018 Expo & Forum kali ini meningkat 15 persen ketimbang sebelumnya.

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa kali ini Indo Defence 2018 Expo & Forum diikuti oleh 867 peserta dari 60 negara, meningkat ketimbang momentum serupa pada 2016 yang hanya diikuti 761 peserta dari 45 negara.

“Jumlah official delegasi negara yang hadir juga jauh meningkat, ada 10 Menteri Pertahanan dan sejumlah Kepala Staf Angkatan maupun Panglima,” ujar Menteri Ryamizard, Rabu, di Jakarta

Ryamizard mengklaim bahwa ini merupakan pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara.

Pameran ini, lanjut Ryamizard, dapat disejajarkan dengan pameran industri pertahanan dunia seperti Eurosatory Defense Exhibition di Paris dan DSEI di London.

“Pameran ini juga masuk dalam kalender event dunia,” kata Ryamizard.

Indonesia menggelar Indo Defence 2018 Expo & Forum ke-8 di Jakarta, 7-10 November 2018. Ini merupakan ajang diplomasi pertahanan Indonesia sekaligus wadah promosi produsen pertahanan dan keamanan internasional yang digelar sejak 2004 setiap dua tahun sekali.

Pameran ini digelar bersamaan dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter Indo Aerospace featuring Indo Helicopter 2018 Expo & Forum dan pameran kemaritiman Indo Marine 2018 Expo & Forum.

Acara ini juga akan menggelar forum internasional bertemakan Ensuring Regional Stability Through Cooperation On Counter Terrorism. 

Juga forum bisnis sebagai wadah yang mempertemukan calon negara pembeli non-tradisional dengan pelaku industri pertahanan.

Pemerintah menargetkan gelaran ini akan dihadiri oleh 25.000 pengunjung.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA