Pemerintah siapkan strategi perlancar arus mudik di Merak

Strategi pertama memanfaatkan kapal milik TNI AL untuk mengangkut kendaraan truk sembako maupun kendaraan pribadi dari Pelabuhan Tanjung Priok langsung ke Pelabuhan Panjang di Lampung

Pemerintah siapkan strategi perlancar arus mudik di Merak

JAKARTA

Kementerian Perhubungan telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran khususnya pada moda transportasi penyeberangan. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan strategi pertama yakni memanfaatkan kapal milik TNI AL untuk mengangkut kendaraan truk sembako maupun kendaraan pribadi dari Pelabuhan Tanjung Priok langsung ke Pelabuhan Panjang di Lampung.

Menteri Budi menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi beban pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni.  

"Saya tadi menghubungi Panglima TNI mudah-mudahan nanti TNI AL bisa membantu,” kata Menteri Budi  di Pelabuhan Merak pada Sabtu.

Lebih lanjut, Menteri Budi mengatakan strategi kedua adalah dengan memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Pelabuhan Merak pada masa arus angkutan Lebaran.

Sedangkan strategi ketiga dengan mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar dan cepat pada masa puncak arus mudik.

“Kapal-kapal yang kecil dan lebih lambat tidak mendapat prioritas disini,” ungkap Menteri Budi.

Pemerintah juga menerapkan strategi lainnya dengan memberikan diskon atau tarif khusus pada pemudik yang menyeberang di luar waktu padat atau biasanya pada siang hari.

Pemberlakuan tarif khusus ini, kata Menteri Budi, diharapkan menarik minat pemudik untuk menyeberang di luar jam-jam sibuk sehingga dapat mengurai kepadatan di jam-jam tertentu.

Menteri Budi menambahkan saat ini operator kapal penyeberangan PT ASDP telah menerapkan sistem online ticketing bagi masyarakat yang akan membeli tiket.

“Dengan memesan online akan memudahkan kita (operator pelabuhan) memprediksi jam puncak mudik di mana pengalaman tahun lalu belum efektif,” terang dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA