Pemerintah: KUR jadi solusi pemberdayaan UMKM

Program KUR telah mengalami beberapa perubahan baik skema maupun regulasi

Pemerintah: KUR jadi solusi pemberdayaan UMKM

JAKARTA

Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah menjadi salah satu solusi pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menggairahkan pertumbuhan perekonomian nasional dan menciptakan berbagai macam lapangan pekerjaan.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan dalam penganugerahan KUR terbaik di Jakarta, Kamis, KUR juga mampu mengurangi angka kemiskinan.

Oleh karena itu, penguatan terhadap ekonomi skala mikro, kecil dan menengah menjadi prioritas pemerintah untuk menciptakan fundamental ekonomi yang kokoh.

“Untuk menanggulangi kendala pada akses pembiayaan bagi UMKM, program KUR telah diluncurkan sejak 2007,” ujar Menko Darmin.

Dalam perkembangannya, program KUR telah mengalami beberapa perubahan baik skema maupun regulasi.

Salah satu perubahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah demi terus mendukung perkembangan UMKM adalah penurunan suku bunga.

Suku bunga KUR tahun 2018 sebesar 7 persen dan sudah jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar 9 persen serta tahun 2015-2016 yang sebesar 12 persen.

Perubahan skema, regulasi dan sistem informasi tersebut imbuh dia, membawa dampak yang positif bagi kinerja program KUR.

Tercatat dari tahun 2015-2018, KUR sudah tersalurkan kepada 13.258.016 UMKM dengan total plafon sebesar Rp317 Triliun.

Kinerja penyaluran KUR yang baik tersebut lanjut Menko Darmin, juga diikuti dengan terjaganya kualitas KUR yang tercermin dari tingkat NPL KUR sampai tahun 2018 ini sebesar 1,24 persen.

“Demi kemudahan pengelolaan basis data debitur usaha mikro dan kecil, pemerintah juga melakukan perubahan pada sistem informasi program KUR dengan meluncurkan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) pada tahun 2014,” kata Menko Darmin.

Lebih lanjut Menko Darmin menjelaskan telah memperhatikan banyaknya stakeholder yang terlibat di dalam program KUR yang saling terkait satu dengan yang lain, sehingga perlu dilakukan penilaian untuk setiap kategori stakeholder dan diberikan penghargaan bagi yang mencapai kinerja terbaik.

“Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan motivasi bagi semua pihak agar dapat meningkatkan kinerja masing-masing,” lanjut dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA