Pemerintah, DPR sepakati batas minimal usia perkawinan 19 tahun

Pemerintah dan DPR akan mengesahkan Undang-undang yang mengatur batas minimal usia perkawinan 19 tahun dalam waktu dekat

Pemerintah, DPR sepakati batas minimal usia perkawinan 19 tahun

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah sepakat untuk menaikkan batas minimal usia perkawinan dari 16 tahun menjadi 19 tahun.

Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak Yohana Yembise mengatakan delapan dari 10 fraksi di DPR menyepakati hal ini.

Dua fraksi yang tidak setuju yakni Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Keduanya mengusulkan batas usia minimal 18 tahun.

Yohana mengatakan kesepakatan ini akan segera disahkan lewat Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan bisa secepatnya disahkan, jadi umur minimal pernikahan bisa 19 tahun untuk laki-laki dan perempuan,” kata Yohana di Jakarta, Jumat.

Dia menuturkan aturan baru ini akan berdampak baik bagi generasi muda Indonesia, terutama perempuan. Sebab kasus pernikahan muda lebih banyak berdampak buruk terhadap perempuan.

Dari data yang dimiliki oleh Kementerian PPPA, rata-rata pernikahan dini berakhir dengan perceraian, memicu stunting, serta meningkatkan angka kematian ibu karena ketidaksiapan sistem reproduksi.

Selain itu Yohana mengatakan pernikahan muda berpotensi mengurangi kualitas hidup perempuan.

“Biasanya perempuan yang mengalami pada saat sekolah, biasanya sudah hamil terpaksa keluar, melahirkan dan tidak melanjutkan lagi,” lanjut dia.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan kesepakatan ini merupakan kabar baik untuk anak-anak Indonesia.

Batas minimal usia perkawinan diharapkan membantu pemerintah mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) seperti mengurangi angka kematian ibu dan balita, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.

“Semoga capaian norma hukum usia perkawinan ini diikuti dengan upaya edukasi pendewasaan usia perkawinan,” ujar Ketua KPAI Susanto.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA