Pembakaran Rutan Siak dipicu temuan narkoba

Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS Kemenkum HAM Lilik Sujandi mengatakan kebakaran bermula dari ditemukannya narkoba jenis sabu milik wanita warga binaan

Pembakaran Rutan Siak dipicu temuan narkoba

JAKARTA

Rumah Tahanan Siak Sri Indrapura, Riau pada Sabtu dini hari terbakar akibat kerusuhan oleh para warga binaan.

Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS Kemenkum HAM Lilik Sujandi mengatakan kebakaran bermula dari ditemukannya narkoba jenis sabu milik wanita warga binaan.

Lilik mengatakan kepala rutan langsung merespons info ini dengan melakukan penggeledahan di blok wanita dengan petugas pengamanan.

Setelah dilakukan penyelidikan intensif dan BAP, polisi menetapkantiga tahanan terbukti mengkonsumsi narkoba atas nama IM, Z dan D.

“Selanjutnya pada pukul 00.35 waktu setempat ketiga tahanan tersebut  dimasukkan ke ruang hunian dengan pengawalan petugas,” terang Lilik dalam pernyataan resminya.

Namun, lanjut Lilik, sekitar pukul 01.10 WIB terjadilah pemberontakan oleh tahanan yang menjebol pintu blok sel tahanan hingga terjadi kerusuhan.

Saat itu, terang Lilik, petugas Rutan langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan Kapolda Riau langsung hadir ke lokasi.

Hingga saat ini, ada 31 orang penghuni rutan yang masih dikejar.

"Posisi terakhir dari 648 tahanan dan napi, 31 orang masih dilakukan pengejaran," ujar Lilik.

Dia menyatakan saat ini para penghuni rutan yang terbakar itu sedang dipindah ke rutan terdekat.

Lilik menegaskan pihaknya serius melakukan pemberantasan narkoba di lapas ataupun rutan.

"Untuk itu kami akan melakukan penyelidikan secara lebih dalam, apa sebenarnya yang menjadi pemicu utama, apakah ada provokator yang menunggangi. Karena pidana terbanyak di Rutan Siak adalah narkoba," jelas Lilik.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA