Pasukan TNI diserang saat amankan jembatan Trans Papua, satu tewas

Kelompok bersenjata yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil dipukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan

Pasukan TNI diserang saat amankan jembatan Trans Papua, satu tewas

JAKARTA  

Sejumlah anggota TNI yang sedang melaksanakan tugas pengamanan pembangunan jembatan Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua mendapat serangan dari kelompok bersenjata, pada Senin.

Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan akibat penyerangan tersebut satu anggota TNI yang tewas tertembak.

Muhammad Aidi mengatakan kejadian tersebut berawal ketika 12 orang prajurit sedang melaksanakan patroli rutin untuk memastikan pembangunan Trans Papua berjalan lancar.

Namun saat sedang berada di sekitar Lapangan Terbang (Lapter) di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, mereka secara mendadak mendapatkan serangan dari arah ketinggian dari pihak kelompok Egianus Kogoya.

Sementara itu sisa pasukan TNI yang berada di Pos Mugi dipimpin oleh Letda Inf Fajar segera bergerak untuk memberikan bantuan dan melakukan pengejaran.

"Situasi akhirnya berhasil dikuasai, kelompok bersenjata yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil dipukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan," ujar Aidi melalui keterangan resminya.

Pasukan TNI kata dia melanjutkan pengejaran ke arah pelarian anggota kelompok bersenjata namun hanya ditemukan beberapa bercak darah yang menunjukkan bahwa diatara mereka ada yang tertembak.

Akibat baku tembak tersebut, satu orang anggota TNI Pratu Kasnum mengalami luka tembak dibagian punggung. Saat dilakukan proses evakuasi ke rumah sakit di Timika menggunakan pesawat, Kasnum meninggal dunia.

"Rencananya besok jenazah akan di terbangkan ke rumah duka di Aceh Selatan," pungkas dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA