Menteri Perhubungan lanjutkan percepatan konektivitas pariwisata dan logistik

Fokus pembangunan dalam satu tahun ke depan adalah konektivitas transportasi untuk mengembangkan lima Destinasi Wisata Super prioritas untuk mewujudkan Bali Baru di Indonesia

Menteri Perhubungan lanjutkan percepatan konektivitas pariwisata dan logistik

Menteri Perhubungan periode 2019-2024 kembali dijabat oleh Budi Karya Sumadi menyatakan siap melanjutkan percepatan konektivitas pariwisata dan logistik.

Dalam sambutan perdananya, Budi Karya mengatakan bahwa Presiden memberikan perintah yang sederhana namun tidak mudah mengerjakannya.

“Presiden mengatakan infrastruktur masih menjadi prioritas untuk dilanjutkan. Yang membedakan, ke depan kita akan lebih fokus membuat prioritas di mana saja yang harus dibangun, di mana saja yang harus diperhatikan,” kata Menteri Budi di Jakarta, Rabu.

Karena itu, Menteri Budi Karya menjelaskan untuk satu tahun ke depan akan fokus membangun konektivitas transportasi untuk mengembangkan lima Destinasi Wisata Super prioritas untuk mewujudkan Bali Baru di Indonesia, yaitu Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, dan Manado (Likupang).

Dia menambahkan perlu dibangun berbagai infrastruktur dan fasilitas transportasi seperti bandara, pelabuhan, dan aksesibilitas.

“Tugas yang diberikan Presiden itu ketat, kalau sekarang diukur kegiatan itu akan memberikan dampak yang baik atau tidak bagi masyarakat jadi semua harus terukur,” jelas dia.

Kementerian Perhubungan juga fokus mewujudkan konektivitas transpotasi untuk mendukung logistik.

Menteri Budi Karya mengatakan akan mengintensifkan pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Priok agar arus bongkar muat peti kemas semakin meningkat.

Hal tersebut bertujuan agar semakin besar kapal yang datang, sehingga semakin ekonomis sehingga indeks logistik, angka ekspor, dan devisa bisa meningkat, namun biayanya semakin ekonomis atau turun.

“Intinya Bapak Presiden meminta kami untuk memastikan apa yang kita bangun dan kembangkan itu bisa tersampaikan atau dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” imbuh Menteri Budi.

Dia menambahkan untuk mewujudkan tujuan tersebut perlu kolaborasi dengan berbagai mitra kerja dan melibatkan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur transportasi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA