Menteri Keuangan lantik 499 Pejabat Eselon II dan Eselon III

Pejabat yang dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani terdiri dari 22 orang pejabat Eselon II dan 477 orang pejabat Eselon III

Menteri Keuangan lantik 499 Pejabat Eselon II dan Eselon III

JAKARTA

Kementerian Keuangan melakukan pelantikan 499 orang pejabat eselon II dan III di Jakarta, Jumat.

Pejabat yang dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani terdiri dari 22 orang pejabat Eselon II dan 477 orang pejabat Eselon III.

Dari 22 orang pejabat Eselon II yang dilantik, terdapat 5 pejabat yang berasal dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), 2 pejabat dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), 14 pejabat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan satu pejabat dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).

Disamping itu, dari 477 orang pejabat Eselon III yang dilantik terdapat 4 pejabat yang berasal dari Sekretariat Jenderal (Setjen), 16 pejabat dari Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), 151 pejabat dari DJP, 42 pejabat dari DJBC, 142 pejabat dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), 108 pejabat dari DJKN, serta 14 pejabat DJPPR.

Menteri Sri menyampaikan pelantikan bersama dari beberapa unit eselon I Kemenkeu hari ini merupakan simbol bahwa seluruh unit di Kemenkeu merupakan bagian tak terpisahkan yang memiliki peran penting dalam mengelola keuangan negara.

Menteri Sri berpesan agar pejabat yang menempati posisi dan jabatan baru mampu menjaga jalinan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Keberagaman dan kebhinekaan yang dimiliki Indonesia adalah rahmat yang patut disyukuri,” tegas dia.

Menteri Sri juga mengingatkan kepada para pejabat di Kemenkeu bahwa tugas sebagai pengelola keuangan negara tidak ringan.

“Dunia menghadapi situasi yang berubahan, ekonomi bergerak, ketegangan antar negara terjadi oleh karena itu sebagai pengelola keuangan negara, kita tidak boleh lengah,” pesan Menteri Sri.

Dia menjelaskan pelantikan pejabat merupakan bagian dari manajemen kepegawaian yang diharapkan dapat membawa penyegaran bagi organisasi.

Menurut Menteri Sri, proses promosi dan mutasi jabatan di Kemenkeu telah mengimplementasikan manajemen talenta yang berpedoman pada sistem merit.

“Pejabat yang dilantik telah melewati berbagai proses seleksi berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, rekam jejak dan integritas,” jelas dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA