Menteri Agama hadiri pemeriksaan kasus suap di KPK

Menteri Lukman Hakim Saifuddin hadir sebagai saksi dalam kasus suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama

Menteri Agama hadiri pemeriksaan kasus suap di KPK

JAKARTA

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama.

Kasus suap ini telah menyeret anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, sebagai tersangka.

“Saya hadir di sini memenuhi undangan dari KPK yang ingin meminta keterangan sebagai saksi dalam kasus yang sedang ditangani saat ini,” kata Lukman di Jakarta, Rabu.

Lukman menuturkan dirinya akan kooperatif dan mendukung penuh upaya hukum KPK mengusut kasus ini.

“Ini juga wujud komitmen saya selaku menteri agama dan seluruh keluarga besar Kementerian Agama akan terus kooperatif dan akan terus mendukung penuh kelancaran proses kasus yg sedang ditangani KPK,” lanjut dia.

Selain Rommy, KPK juga telah menetapkan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, serta Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin sebagai tersangka.

Rommy diduga menerima suap Rp300 juta dari Muafaq dan Haris untuk membantu proses seleksi jabatan keduanya.

Menurut KPK, Rommy bekerja sama dengan pihak internal Kemenag untuk meloloskan Muafaq dan Haris karena Rommy tidak memiliki kewenangan

KPK sempat menggeledah ruang kerja Lukman di Kementerian Agama dalam penyidikan kasus ini dan menyita uang sebesar USD30 ribu atau Rp180 juta.

Biro Hukum KPK dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyebut Lukman menerima uang Rp10 juta dari Haris Hasanudin saat kunjungannya sebagai Menag ke Jombang.

Uang tersebut diduga sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris Hasanudin sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA