Ledakan di Monas berasal dari granat asap, dua anggota TNI terluka

“Ini diduga granat asap yang meledak. Barangnya darimana sedang kita dalami,” kata Gatot, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa

Ledakan di Monas berasal dari granat asap, dua anggota TNI terluka

Ledakan terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa sekitar pukul 07.16 WIB.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan ledakan berasal dari granat asap. Dua orang anggota TNI terluka akibat ledakan tersebut.

Ledakan terjadi di dalam kawasan Monas, tepatnya di seberang kantor Kementerian Dalam Negeri dan berjarak dekat dengan Istana Kepresidenan.

“Ini diduga granat asap yang meledak. Barangnya darimana sedang kita dalami,” kata Gatot dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Polisi telah menyisir tempat kejadian perkara dan tidak menemukan granat asap lain serupa.

Gatot meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Kedua korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Korban atas nama Serma Fajar Arisworo terluka di tangan kiri, tangan kanan, dada hingga leher. Selain itu, paha dan kaki yang bersangkutan terkena percikan.

Sedangkan korban atas nama Praka Gunawan Yusuf terluka ringan di sekitar tangan dan kaki karena terkena percikan ledakan.

“Kedua anggota sedang berolahraga (ketika ledakan terjadi),” kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono.

Eko mengatakan ledakan ini “bukan suatu hal yang luar biasa” dan TNI bersama Polri akan mencari tahu darimana asal granat asap tersebut.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA