Kelompok Kriminal Bersenjata habisi nyawa 31 pekerja proyek Trans Papua

Hingga Selasa pagi, tim gabungan dari Polri dan TNI masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar enam hingga delapan jam perjalanan darat dari Wamena

Kelompok Kriminal Bersenjata habisi nyawa 31 pekerja proyek Trans Papua

JAKARTA

Kepolisian Daerah Papua membenarkan adanya penembakan terhadap 31 pekerja proyek Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Puluhan pekerja tersebut dilaporkan telah meninggal dunia.

"Ada 31 pekerja meninggal dunia. Itu berdasarkan laporan dari tokoh masyarakat yang ada di sana," ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal ketika dihubungi Anadolu Agency, Selasa.

Hingga Selasa pagi, tim gabungan dari Polri dan TNI masih dalam perjalanan menuju Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Lokasi kejadian berjarak sekitar enam hingga delapan jam perjalanan darat dari Wamena.

Kamal menjelaskan kelompok bersenjata mulanya menembak 24 pekerja. Sementara itu, delapan orang lainnya sempat menyelamatkan diri ke rumah salah satu tokoh masyarakat.

Namun, tujuh orang di antara yang sempat melarikan diri tersebut dijemput paksa oleh kelompok bersenjata dan dibunuh. Sedangkan satu orang lainnya belum ditemukan.

"Tadinya ketujuh orang yang melarikan diri selamat, tapi kemudian dijemput oleh kelompok itu, langsung dibantai" kata Kamal.

Pada Senin, 3 Desember sekitar pukul 15.30 WIT, aparat kepolisian mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya penembakan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak. Berdasarkan informasi awal, penembakan disebut-sebut terjadi pada satu hari sebelumnya yakni Minggu, 2 Desember.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA