Jurnalis pejuang kebebasan pers Ging Ginanjar meninggal

Dia aktif mengelola media terbitan AJI “Suara Independen” dan sempat membuat rezim Orde Baru gusar

Jurnalis pejuang kebebasan pers Ging Ginanjar meninggal

Jurnalis senior yang juga pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Ging Ginanjar meninggal pukul 20.00 malam, pada Minggu.

Almarhum sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anadk Dhia, Tangerang dan dinyatakan sudah meninggal oleh dokter karena serangan jantung.

Ging Ginanjar dikenal sangat aktif memperjuangkan kebebasan pers di Indonesia pada masa 1990-an.

Dia aktif mengelola media terbitan AJI “Suara Independen” dan sempat membuat rezim Orde Baru gusar.

Ging juga pernah mendekam di penjara setelah ditangkap pada 10 Maret 1998 saat digelar Kongres Rakyat Indonesia (KRI) yang bermaksud "memilih secara simbolik presiden versi rakyat".

Pria jangkung ini kemudian diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 20 Mei 1998, sehari sebelum Presiden Soeharto mengundurkan diri.

Bersama beberapa seniman dan aktivis, Ging dinyatakan bersalah namun dibebaskan pada hari itu juga.

Sebelum meninggal Ging adalah redaktur BBC Indonesia. Almarhum juga pernah bekerja di KBR 68H, dan kantor berita radio Jerman, Deutsche Welle.

Rencananya almarhum akan dikebumikan di Bandung Selasa besok.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA