Jokowi kabulkan grasi koruptor Annas Maamun karena lanjut usia

"Memang dari sisi kemanusiaan, memang umurnya sudah uzur dan sakit sakitan terus," ujar Jokowi

Jokowi kabulkan grasi koruptor Annas Maamun karena lanjut usia

Presiden Joko Widodo mengaku mengabulkan permintaan grasi yang diajukan oleh Mantan Gubernur Riau yang menjadi terpidana kasus korupsi Annas Maamun karena pertimbangan usia dan kondisi kesehatan.

"Dari sisi kemanusiaan memang umurnya juga sudah uzur dan sakit sakitan terus, sehingga dari kacamata kemanusiaan itu diberikan," ujar Jokowi -- sapaan akrab Joko Widodo -- pada Rabu di Istana Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, grasi tersebut diberikan lantaran pertimbangan Mahkamah Agung dan juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.

Namun, Jokowi tidak menjelaskan secara detail mengenai pertimbangan tersebut.

Dia pun membantah jika dirinya tidak mendukung pemberantasan korupsi dengan memberikan grasi kepada koruptor.

"Kalau setiap hari kita keluarkan grasi untuk koruptor setiap hari atau setiap bulan itu baru, itu baru silahkan dikomentari," tambah dia.

Sebelumnya, Annas Maamun yang menjabat Gubernur Riau menjadi tersangka kasus korupsi dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada September 2014 lalu.

Annas Maamun terlibat kasus korupsi alih fungsi hutan di Riau dan divonis enam tahun penjara.

Pada 2018, Annas Maamun mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, namun hukumannya diperberat menjadi tujuh tahun.

Dengan grasi ini, Annas Maamun hanya menjalani masa hukuman enam tahun dan akan bebas pada Oktober 2020.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA