Indonesia targetkan kemiskinan 8,5 persen pada 2020

Pemerintah juga menargetkan angka ketimpangan juga menurun di kisaran 0,375 sampai 0,380

Indonesia targetkan kemiskinan 8,5 persen pada 2020

Pemerintah menargetkan kemiskinan turun di kisaran 8,5 persen hingga 9 persen pada 2020.

Selain itu, angka ketimpangan juga diharapkan menurun di kisaran 0,375 sampai 0,380 pada tahun depan.

Target itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato nota keuangan di hadapan DPR RI pada Jumat, 16 Agustus 2019.

Jokowi -sapaan akrab presiden- mengatakan angka kemiskinan terus menurun dari 11,22 persen pada Maret 2015 menjadi 9,14 persen pada Maret 2019.

“Ini terendah dalam sejarah Indonesia,” kata Jokowi di Jakarta.

Pencapaian lainnya, sambung Jokowi, ketimpangan pendapatan terus menurun yang ditunjukkan dari menurunnya rasio gini dari 0,408 pada Maret 2015 menjadi 0,382 pada Maret 2019.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan persentase penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2019 turun 0,25 persen menjadi 9,41 persen dari periode September yang sebesar 9,66 persen.

Sementara jumlah penduduk miskin pada Maret sebanyak 25,14 juta orang, atau berkurang 0,53 juta orang dari jumlah penduduk miskin pada September yang berjumlah 25,67 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kebutuhan dasar.

Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan makanan dan bukan makanan dengan mengumpulkan data dari 300 ribu rumah tangga.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA