Indonesia kecam serangan dua stasiun pompa minyak di Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri melalui keterangan resminya menyebut tindakan itu bisa mengancam keamanan dan stabilitas di kawasan.

Indonesia kecam serangan dua stasiun pompa minyak di Arab Saudi

JAKARTA 

Indonesia mengecam serangan pesawat tanpa awak terhadap dua stasiun pompa minyak di Arab Saudi pada 14 Mei lalu.

Kementerian Luar Negeri melalui keterangan resminya menyebut tindakan itu bisa mengancam keamanan dan stabilitas di kawasan.

Indonesia mendorong semua pihak menahan diri dan mengambil langkah agar situasi tidak menjadi lebih buruk.

Indonesia mengingatkan bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah.

Semangat Ramadan diharapkan dapat menciptakan dan memelihara perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Kementerian Energi Arab Saudi mengumumkan dua stasiun pompa minyak di negaranya terkena serangan pesawat tanpa awak (drone).

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Khalid al-Falih mengungkapkan kepada kantor berita resmi Arab Saudi SPA, terjadi serangan drone pada pagi hari terhadap dua stasiun pompa di pipa yang menyalurkan minyak dari wilayah timur ke pelabuhan di pantai barat.

Serangan tersebut menyebabkan kebakaran di stasiun pompa no. 8, sehingga menyebabkan kerugian material.

Akibatnya perusahaan minyak negara itu, Saudi Aramco menghentikan aliran minyak yang mengalir di pipa tersebut.

Menteri Saudi itu mengungkapkan pihaknya tengah melakukan perbaikan dan mendeteksi kerusakan setelah serangan guna mengembalikan kembali pengaliran minyak seperti semula di pipa-pipa yang terkena serangan.

Al-Falih mengatakan produksi dan ekspor minyak ke luar negeri masih terus berlanjut meski ada serangan tersebut.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA