Indonesia kecam aksi kekerasan di Al-Aqsa, Palestina saat Idul Adha

"Tindak kekerasan ini tidak dapat diterima," ujar Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Indonesia Rizal Purnama

Indonesia kecam aksi kekerasan di Al-Aqsa, Palestina saat Idul Adha

JAKARTA 

Indonesia mengecam adanya tindak kekerasan terhadap warga Palestina yang terjadi di Masjid Al-Aqsa, Palestina saat Hari Raya Idul Adha.

Apalagi, kata Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Achmad Rizal Purnama, aksi kekerasan itu menyebabkan banyak warga Palestina sedang merayakan hari besar terluka. 

"Tindak kekerasan ini tidak dapat diterima khususnya dilakukan saat umat Muslim di Palestina dan dunia sedang merayakan Hari Raya Idul Adha," ujar Rizal Purnama melalui pesan singkat kepada Anadolu Agency.

Sebelumnya, Pasukan Israel menyerang jemaah Palestina di kompleks Masjid al-Aqsha pada Minggu, melukai puluhan orang.

"Sejumlah warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel di dalam kompleks masjid al-Aqsa," kata Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Wakaf Keagamaan Yerusalem yang dikelola oleh Yordania.

"Warga Palestina terluka ketika mereka mencegah pemukim Yahudi menyerbu masjid suci," tambah al-Dibs.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan puluhan warga Palestina terluka setelah pasukan Israel menyerang para jamaah dengan peluru karet, gas air mata dan pentungan.

"Para jamaah juga menderita luka ringan dan 14 dari mereka dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut," tambah dia.

Menurut media Israel, polisi telah mencegah pemukim menyerbu Masjid al-Aqsa.

Polisi Israel menilai kehadiran puluhan ribu jamaah Palestina akan meningkatkan kemungkinan terjadinya bentrokan.

Wakaf Islam di Yerusalem memutuskan untuk menunda salat Idul Adha menjadi pukul 7.30 pagi, bukan 6.30 seperti yang telah dijadwalkan, untuk mengatasi pemukim yang menyerbu kompleks masjid itu.

Organisasi-organisasi ekstremis Yahudi, yang dikenal luas sebagai kelompok-kelompok Gunung Bait, menyerukan penggerebekan besar-besaran terhadap Al-Aqsa selama sepekan ini.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA