Indonesia dorong polisi, jaksa Malaysia lanjutkan kasus penganiayaan Adelina Lisao

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan jaksa dan kepolisian Malaysia harus melanjutkan kasus tersebut karena masih ada bukti yang belum dibuka di pengadilan tersebut

Indonesia dorong polisi, jaksa Malaysia lanjutkan kasus penganiayaan Adelina Lisao

JAKARTA 

Pemerintah Indonesia mendorong jaksa dan kepolisian Malaysia untuk melanjutkan kembali kasus penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia Adelina Lisao hingga tewas.

Ini menyusul dibebaskannya pelaku penganiayaan yang juga merupakan majikan Adelina Lisao oleh Pengadilan Tinggi Pulau Penang pada 18 April 2019.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan jaksa dan kepolisian Malaysia harus melanjutkan kasus tersebut karena masih ada bukti yang belum dibuka di pengadilan tersebut.

"Kita terus mendorong kasus ini dilanjutkan karena ada bukti yang ditampilkan dan memberatkan pelakunya," jelas dia.

Indonesia juga mempertanyakan saksi kunci yang tidak dihadirkan dalam proses persidangan kasus penganiayaan tersebut.

"Kita meyakini ada bukti cukup untuk memberikan proses peradilan yang adil untuk Adelina," pungkas dia.

Sebelumnya, Kasus Adelina tahun lalu mengejutkan negara ketika dia diselamatkan dari rumah majikannya di Taman Kota Permai, Bukit Mertajam dalam keadaan lemah setelah foto yang diambil tetangga majikannya tersebar luas.

Ketika diselamatkan, Adelina ditemukan menderita luka bakar di tangan dan kakinya, wajah yang bengkak dan sekujur tubuhnya dipenuhi luka.

Dia juga terpaksa tidur di luar rumah bersama anjing. Namun, Adelina meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Bukit Mertajam.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA