Indonesia catat inflasi bulan November 0,14%

Dari 82 kota survei Indeks Harga Konsumen, terjadi inflasi di 57 kota dan 25 kota lainnya mengalami deflasi

Indonesia catat inflasi bulan November 0,14%

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa inflasi pada bulan November 2019 sebesar 0,14 persen sehingga inflasi tahun kalender menjadi 2,37 persen dan inflasi tahunan 3 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan dengan melihat angka inflasi ini, maka target inflasi tahun ini yang sebesar 3,5 plus minus 1 persen akan tercapai.

“Dari 82 kota survei Indeks Harga Konsumen, terjadi inflasi di 57 kota dan 25 kota lainnya mengalami deflasi,” jelas Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan inflasi pada November lebih tinggi dari inflasi Oktober yang sebesar 0,02 persen karena berdasarkan tren pada tahun-tahun sebelumnya, inflasi pada November lebih tinggi dan akan lebih tinggi lagi di Desember karena adanya persiapan libur Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan data BPS, inflasi November tahun lalu sebesar 0,27 persen dan pada 2017 sebesar 0,2 persen dengan inflasi tahunan 2018 sebesar 3,23 persen dan inflasi tahunan 2017 3,3 persen.

Sementara itu, inflasi pada Desember tahun lalu sebesar 0,71 persen dan Desember 2017 0,62 persen lebih tinggi dari November.

“Kita lihat inflasi Desember tahun ini dan perlu kita antisipasi karena permintaan konsumsi masyarakat meningkat jelang liburan Natal dan Tahun Baru,” kata Suhariyanto.

Dia menjelaskan inflasi terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran, kecuali pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mencatat deflasi 0,07 persen.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA