Indonesia bahas Papua dalam pertemuan bilateral dengan Australia

Presiden Indonesia Joko Widodo menjelaskan kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison bahwa Papua adalah provinsi pertama yang dikunjunginya setelah kembali dilantik menjadi presiden untuk periode kedua

Indonesia bahas Papua dalam pertemuan bilateral dengan Australia

Indonesia membahas isu dan perkembangan Papua dengan Australia dalam pertemuan bilateral yang berlangsung dalam rangkaian KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Senin.

Presiden Indonesia Joko Widodo menjelaskan kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison bahwa Papua adalah provinsi pertama yang dikunjunginya setelah kembali dilantik menjadi presiden untuk periode kedua pada 26-28 Oktober lalu.

“Alhamdulillah saat ini situasi Papua dan Papua Barat telah kembali normal. Aktivitas ekonomi telah berjalan kembali,” ujar Presiden Jokowi -panggilan akrab Presiden Joko Widodo-.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan dirinya telah meresmikan Jembatan Youtefa yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami.

“Saya juga resmikan Pusat Pengembangan Start-up Pemuda Papua, Papuan Youth Creative Hub. Dua hal tersebut merupakan manifestasi komitmen saya untuk membangun Papua,” ucap Kepala Negara.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa masyarakat Papua juga masih sangat mengharapkan agar lebih banyak jalan dan infrastruktur lain dapat dibangun di Papua.

“Keamanan yang sudah pulih ini akan kita jaga,” tegas Presiden Jokowi.

Terakhir, Presiden juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Australia atas dukungannya kepada Indonesia pada pemilihan anggota Dewan HAM PBB.

“Terima kasih atas dukungan Australia terhadap pencalonan Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

Sementara itu, PM Morrison menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan Presiden Jokowi ke Papua.

“Kunjungan Papua dan komitmen Presiden Jokowi untuk membangun Papua sangat bermanfaat,” ucap PM Morrison.

Selain membahas Papua, dalam pertemuan itu Presiden Jokowi menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk perkuat kemitraan strategis komprehensif dengan Australia.

Dalam lingkup bilateral, Presiden Jokowi menyambut baik proses ratifikasi IA-CEPA di parlemen Australia.

“Proses ratifikasi IA-CEPA di Indonesia akan dilakukan segera,” ucap Presiden Jokowi.

Sementara itu PM Morrison menyambut baik komitmen Presiden Jokowi tersebut.

“Saya berharap akhir tahun ini bisa selesai karena saya melihat sudah tidak ada lagi perbedaan pandangan,” kata PM Morrison.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA