Indonesia: Asap di Negeri Jiran berasal dari Malaysia

"Jadi jangan bilang [asap] hanya dari Indonesia," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Siti Nurbaya

Indonesia: Asap di Negeri Jiran berasal dari Malaysia

JAKARTA 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Siti Nurbaya akan mengirimkan surat penjelasan kepada Malaysia terkait kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Surat tersebut menyusul adanya pernyataan dari Kementerian Sains Malaysia pada 2 September 2019 lalu yang meminta Indonesia menangani asap kebakaran hutan dan lahan agar tidak masuk ke wilayahnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menegaskan tidak ada titik api pada 2 September 2019 di wilayah Indonesia.

Bahkan dia mengatakan titik api paling banyak berada di wilayah Malaysia.

"Ada informasi yang tidak dibuka Malaysia. Karena sebetulnya asap yang masuk ke Malaysia, ke Kuala Lumpur itu dari Serawak kemudian dari Semenanjung Malaya, dan juga mungkin sebagian dari Kalimantan Barat," kata Siti Nurbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa.

Meski demikian, dia mengakui ada sejumlah titik api pada tanggal 3 hingga 7 September 2019 di wilayah Indonesia seperti di Provinsi Riau dan Kalimantan Barat namun tidak terlalu banyak dibandingkan wilayah Malaysia.

"Jadi jangan bilang hanya dari Indonesia, terus [asap] yang ke Singapura juga karena anginnya bergerak ke sana, dan tidak benar ada asap masuk dari Riau ke Singapura. Kenapa? Karena pada beberapa hari itu angin kencang bergerak dari Semenanjung. Jadi tidak mungkin dari Riau," tambah dia.

Dia menegaskan asap kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berasal dari Indonesia melainkan dari wilayah Malaysia.

Siti Nurbaya juga menegaskan bahwa Indonesia telah memiliki penanganan yang sistematis dalam mengatasi asap kebakaran hutan dan lahan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA