Gunung Merapi erupsi 1.500 meter

Masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, ujar Badan Nasional Penanganan Bencana

Gunung Merapi erupsi 1.500 meter

Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengungkapkan Gunung Merapi erupsi setinggi 1.500 meter dari puncak, hari ini pukul 06.21 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan seismogram mencatat awan panas letusan itu mengarah ke barat dengan amplitude maksimum 65 mm dan durasi sekitar 160 detik.

“Meski begitu masyarakat tetap tenang, mereka beraktivitas seperti biasa,” ujar Agus, Sabtu, dalam keterangannya.

Agus mengatakan abu tipis menyebar di pemukiman warga di Tlogo Lele, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Abu tipis, lanjut Agus, juga menyebar di sejumlah desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Seperti Desa Babadan, Kecamatan Dukun dan Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar warga tak beraktivitas di jarak bahaya 3 km dari puncak.

PVMBG juga mengimbau agar warga menggunakan masker saat keluar rumah, untuk menghindari dampak buruk abu vulkanik.

Selain itu, lanjut Agus, warga harus waspada terhadap bahaya lahar dingin di arus sungai yang berhulu ke Merapi.

Terutama, imbuh Agus, ketika hujan turun di puncak Merapi.

Gunung Merapi membentang di dua provinsi di Indonesia, yaitu di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sejak 21 Mei 2018, gunung tersebut berstatus level II atau Waspada.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA