Gunung Agung erupsi setinggi 2 km

Erupsi terjadi selama 8 menit 4 detik dan suara gemuruhnya terdengar hingga pos pengamatan di Rendang

Gunung Agung erupsi setinggi 2 km

JAKARTA 

Gunung Agung, Bali, erupsi dengan kolom abu hingga 2.000 meter pada Jumat pukul 11.42 WITA.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan erupsi terjadi selama 8 menit 4 detik.

“Terdengar suara gemuruh di pos [pengamatan] Rendang,” ujar PVMBG dalam keterangannya.

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan timur laut.

Saat ini gunung seringgi 3.142 mdpl tersebut berada pada level Siaga.

PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tak beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak.

PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Agung untuk mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama jika musim hujan.

Di luar zona bahaya itu, kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

“Liburan ke Bali tetap aman,” ujar Sutopo lewat Twitter.

Indonesia memiliki 127 gunung api aktif, empat di antaranya berstatus Siaga, yaitu Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Siaga sejak 20 Mei 2019, Gunung Agung Bali sejak 10 Februari 2018, Soputan di Sulawesi Utara sejak 3 Oktober 2018 dan Karangetang di Sulawesi Utara sejak 20 Desember 2018.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA