Dirut Petral jadi tersangka kasus mafia migas

Menurut KPK, praktik suap tersebut dilakukan lintas negara dan menggunakan perusahaan "cangkang" di yurisdiksi asing yang merupakan negara tax heaven countries

 Dirut Petral jadi tersangka kasus mafia migas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Utama Pertamina Energi Trading Limited (PETRAL) Bambang Irianto sebagai tersangka kasus praktik mafia migas.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan Bambang Irianto diduga membantu mengamankan jatah Kernel Oil dalam tender pengadaan atau penjualan minyak mentah.

Bambang kata Laode, diduga menerima suap sebesar 2,9 juta USD atas bantuannya tersebut.

"Perusahaan yang dapat menjadi rekanan PETRAL atau PES adalah perusahaan yang masuk dalam Daftar Mitra Usaha Terseleksi (DMUT). Namun pada kenyataanya tidak semua perusahaan yang terdaftar diundang mengikuti tender," ujar Laode di Gedung KPK, Jakarta pada Selasa.

Dia juga mengatakan praktik suap tersebut dilakukan lintas negara dan menggunakan perusahaan "cangkang" di yurisdiksi asing yang merupakan negara tax heaven countries.

"Untuk menampung penerimaan, tersangka BTO mendirikan SIAM Group Holding Ltd yang berkedudukan hukum di British Virgin Island," tambah Laode.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA