Densus 88 kembali tangkap terduga teroris JAD Bekasi

Densus 88 masih memburu belasan terduga teroris yang anggota kelompok JAD wilayah Bekasi

Densus 88 kembali tangkap terduga teroris JAD Bekasi

JAKARTA

Detasemen Khusus 88 kembali menangkap terduga teroris dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo membenarkan adanya penangkapan tersebut, namun belum mengungkap identitas dan lokasi penangkapan.

Menurut dia, ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terduga teroris berinisial EY sebelumnya.

"Hari ini ada upaya paksa penangkapan terhadap dugaan pelaku terorisme dan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok JAD Bekasi yang dipimpin oleh EY," ujar Dedi di Jakarta pada Jumat.

Densus 88 juga masih memburu belasan terduga teroris yang anggota kelompok JAD wilayah Bekasi.

Menurut pemetaan Densus, mereka yang dikejar memiliki kemampuan merakit bom.

"Masih ada beberapa orang yang boleh dikatakan cukup berbahaya," ucap Dedi.

Dia mengatakan Densus 88 menargetkan seluruh anggota JAD Bekasi bisa tertangkap sebelum 22 Mei 2019 yang merupakan hari penetapan hasil Pemilu 2019.

Menurut dia, kelompok ini berencana melakukan aksi teror pada 22 Mei karena ada pengumpulan massa yang besar.

"Mereka sasarannya selain aparat kepolisian,juga akan menyasar kerumunan massa atau demo-demo yang dilakukan masyarakat di KPU,” lanjut dia.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap sepuluh orang terduga teroris yang berkaitan dengan JAD di beberapa daerah yakni Bitung, Tegal, dan Bekasi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA