Banjir Bengkulu: 10 orang, ribuan lain jadi pengungsi

Para pengungsi membutuhkan tenda, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, peralatan bayi, hingga lampu darurat

Banjir Bengkulu: 10 orang, ribuan lain jadi pengungsi

JAKARTA

Banjir dan tanah longsor di Provinsi Bengkulu menyebabkan sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya mengungsi, ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Rusdi Bakar, Minggu.

Dilansir media lokal, delapan orang lain dinyatakan hilang dan dua orang mengalami luka berat.

Selain itu ada 12 ribu orang yang mengungsi dan 3.880 warga lain yang terkena dampak bencana, ujar Rusdi.

Menurut Rusdi ada 84 rumah, 4 unit fasilitas pendidikan, 40 titik infrastruktur yang rusak.

Pemerintah sudah melakukan evakuasi, mendirikan dapur umum, hingga mendistribusikan  kebutuhan para pengungsi, tambah Rusdi.

“Kebutuhan sekarang adalah tenda pengungsi, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, peralatan bayi, hingga lampu darurat,” ujar dia. 

Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Bengkulu sejak dua hari terakhir. Sejumlah fasilitas umum di 8 kabupaten dan 1 kota rusak berat.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dampak banjir terasa pada kabupaten, yakni Kaur, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, Kepahiang, Lebong, Rejang Lebong dan 1 Kota Bengkulu.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang ikut dalam penanganan bencana itu melaporkan penyaluran bantuan terkendala jalanan yang terputus maupun terendam air.

Sejauh ini Baznas sudah menyalurkan barang-barang kebutuhan pengungsi dan tenaga medis.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA