6 resep Sri Mulyani menuju visi 2045

Visi 2045 ala Sri Mulyani ingin menjadikan Indonesia memiliki ekonomi terbesar kelima di dunia

6 resep Sri Mulyani menuju visi 2045

Kementerian Keuangan mengatakan ada enam hal fundamental yang harus dibenahi apabila Indonesia ingin mencapai visi 2045 menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan enam hal fundamental tersebut antara lain pembenahan infrastruktur, perbaikan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kemampuan mengadopsi teknologi dan inovasi, pembenahan birokrasi pemerintahan, tata ruang wilayah, dan sumber daya ekonomi keuangan.

“Enam hal ini penting bagi kita untuk terus bisa menjaga keseimbangan antara progres dan kemungkinan dinamika, fluktuasi, serta volatilitas atas krisis yang mungkin terjadi dalam lingkungan global,” jelas Menteri Sri Mulyani, dalam diskusi di Jakarta, Rabu.

Menteri Sri mengatakan dalam visi 2045 ekonomi Indonesia diproyeksikan menjadi yang terbesar kelima di dunia dengan jumlah pendapatan per kapita USD23.199 dan jumlah penduduk sebanyak 319 juta jiwa.

Pada saat itu, Indonesia akan memiliki 47 persen penduduk yang berada dalam usia produktif dengan 73 persen di antaranya tinggal di perkoraan dan 70 persen penduduk berada dalam kelompok kelas menengah.

Menteri Sri Mulyani mengatakan salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga momentum pertumbuhan yang ditunjang dengan perbaikan produktivitas dan daya saing yang menjadi ukuran kemampuan pemerintah dalam menggunakan sumber daya yang ada, baik alam, manusia, dan kuangan, serta regulasi yang bersahabat.

“Apabila mampu menjaga momentum pertumbuhan secara aman dan berkelanjutan, kita akan masuk ke negara ekonomi terbesar kelima di dunia,” tegas Menteri Sri Mulyani.

Meski begitu, dia mengatakan langkah untuk menjaga momentum pertumbuhan tidak akan mudah karena setiap periode pasti memiliki tantangan dan kendala yang berbeda-beda.

“Tidak ada garansi bahwa segalanya bisa smooth dan ada dinamika yang harus diwaspadai,” jelas dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA